
Ende – Suasana haru menyelimuti halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Ende pada 16 Juni 2026 saat keluarga besar madrasah menggelar acara temu pisah untuk Aba H. Muhammad Tata, S.Pd.I.
Isak tangis, pelukan hangat, dan doa mengiringi perpisahan sosok pemimpin yang selama ini begitu dekat dengan guru, tenaga kependidikan, siswa, dan seluruh warga madrasah. Setelah menerima amanah baru sebagai Kepala MTsN 1 Ende, Aba H. Muhammad Tata secara resmi mengakhiri masa tugasnya di MIN 1 Ende.
Namun bagi banyak orang, beliau bukan sekadar kepala madrasah yang datang dan pergi. Selama 2 tahun 8 bulan 13 hari memimpin, beliau telah meninggalkan jejak pengabdian yang mendalam di hati keluarga besar madrasah. Dalam kurun waktu tersebut, Aba Muhammad Tata tidak hanya berperan sebagai pemimpin administratif, tetapi juga menjadi figur yang mengayomi, mendidik, membimbing, dan menguatkan.
Dengan pendekatan yang penuh kekeluargaan, beliau hadir sebagai tempat berbagi, pemberi motivasi, sekaligus teladan dalam bekerja dan melayani.Banyak guru dan tenaga kependidikan mengaku kehilangan sosok yang selama ini selalu mengedepankan kebersamaan dan menjadikan madrasah sebagai rumah kedua bagi seluruh warganya. Di bawah kepemimpinannya, berbagai prestasi dan inovasi berhasil ditorehkan, namun yang paling membekas adalah nilai-nilai persaudaraan dan semangat melayani yang terus ditanamkan kepada seluruh keluarga besar MIN 1 Ende.
Dalam sambutan perpisahannya, Aba Muhammad Tata menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin selama masa pengabdiannya. Ia mengungkapkan bahwa setiap keberhasilan yang diraih madrasah merupakan hasil kerja bersama, kolaborasi, dan semangat saling mendukung dari seluruh warga madrasah. Beliau juga berpesan agar semangat kebersamaan yang telah dibangun selama ini terus dijaga. Menurutnya, sebuah madrasah akan tumbuh dan berkembang apabila seluruh unsur di dalamnya berjalan dalam satu visi, saling menguatkan, dan bekerja dengan hati.

Suasana haru semakin terasa ketika Tim Humas MIN 1 Ende menayangkan video dokumentasi perjalanan pengabdian Aba H. Muhammad Tata selama memimpin madrasah. Tayangan yang berisi rekaman berbagai kegiatan, capaian prestasi, momen kebersamaan bersama guru dan siswa, serta perjalanan kepemimpinan beliau selama 2 tahun 8 bulan 13 hari itu berhasil mengundang emosi para hadirin.
Tidak sedikit guru, pegawai, bahkan siswa yang tampak menitikkan air mata saat menyaksikan kembali jejak pengabdian dan kenangan yang telah terukir bersama. Setiap gambar yang ditampilkan seolah membawa seluruh hadirin kembali mengenang berbagai momen berharga yang telah dilalui bersama. Riuh tepuk tangan bercampur isak haru memenuhi ruangan ketika wajah-wajah penuh kenangan muncul di layar, memperlihatkan betapa besar cinta dan penghargaan keluarga besar MIN 1 Ende kepada sosok yang akrab disapa Aba tersebut.Momen paling mengharukan terjadi saat para guru, pegawai, dan siswa memberikan salam perpisahan. Air mata tak terbendung ketika satu per satu menyampaikan ucapan terima kasih dan doa terbaik.
Bagi mereka, Aba Muhammad Tata bukan hanya seorang pemimpin, melainkan sosok ayah, sahabat, dan pembimbing yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka. Acara temu pisah tersebut menjadi bukti bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya diukur dari jabatan dan prestasi, tetapi juga dari ketulusan hati dalam melayani dan meninggalkan jejak kebaikan. Meski kini mengemban amanah baru di MTsN 1 Ende, sosok Aba H. Muhammad Tata akan selalu menjadi bagian dari sejarah dan keluarga besar MIN 1 Ende.
“Perpisahan ini bukan akhir dari kebersamaan, melainkan awal dari doa dan silaturahmi yang akan terus terjaga.” Sebuah kalimat yang menggambarkan suasana haru pada hari itu, ketika seorang pemimpin berpamitan, namun kenangan dan keteladanannya tetap tinggal di hati banyak orang.



Beri Komentar