
MIN 1 Ende (Humas) – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026 resmi dibuka pada 23 Juni 2026 di Mbay, Kabupaten Nagekeo. Ajang keagamaan bergengsi tingkat provinsi ini mempertemukan para peserta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di NTT untuk berkompetisi dalam berbagai cabang perlombaan Al-Qur’an.
Di antara para kafilah yang mewakili Kabupaten Ende, terdapat satu peserta muda yang menjadi kebanggaan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Ende, yakni Aliyah Andita Kaysa Rodja. Siswi berbakat tersebut dipercaya untuk mewakili Kabupaten Ende pada cabang Hifdzil 1 Juz Tilawah.
Keikutsertaan Aliyah pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT menjadi bukti komitmen MIN 1 Ende dalam membina generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an. Melalui proses pembinaan yang berkesinambungan, para siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan membaca, menghafal, dan memahami nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Aliyah dibimbing langsung oleh Ustadzah Khairunnisa, guru MIN 1 Ende yang juga merupakan Qariah di ajang Internasional. Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, Ustadzah Khairunnisa secara konsisten mendampingi dan membina kemampuan tilawahnya.
Kepala MIN 1 Ende, Ibu Intan Surullah Sutoro, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada salah satu siswinya untuk tampil pada ajang tingkat provinsi. Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki.
Partisipasi Aliyah juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MIN 1 Ende dan masyarakat Kabupaten Ende. Dukungan dan doa terus mengalir agar ia dapat memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama daerah dalam ajang MTQ tingkat Provinsi NTT. MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT sendiri menjadi wadah syiar Islam sekaligus sarana pembinaan generasi muda yang berakhlak mulia, cinta Al-Qur’an, dan memiliki semangat kompetisi yang sehat.
Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi Qurani yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa. Kehadiran Aliyah Andita Kaysa Rodja sebagai perwakilan Kabupaten Ende menjadi bukti bahwa madrasah terus berperan dalam mencetak generasi yang unggul, religius, dan siap bersaing di berbagai tingkat kompetisi.

Bawalah nama baik MIN 1 Ende Nak. Jadilah kebanggaan buat Kepala Madrasah,Guru,Orang Tua dan Teman-temanmu.
Berilah motivasi buat adik-adik kelasmu bahwa mereka juga mampu menjadi dirinya dan menemukan potensinya. 👍🙂
Beri Komentar